welcome to my blog....

thank you for visiting my blog ...

narsis itu indah...

narsis itu indah...

Rabu, 24 April 2013

Sistem Operasi Android

Anda tahu Android ? Kata Android di sini bukannya robot yang ada di film-film fiksi ilmiah, tetapi merupakan sistem operasi yang berbasis Linux untuk perangkat mobile seperti smartphone/ponsel pintar dan tablet.



Android sifatnya bebas (open source) dan menyediakan platform terbuka bagi para developer/pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam-macam piranti bergerak. Pada awalnya, perusahaan Google membeli Android Inc. - pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel.

(Eh, kalo diperhatikan, logo android kok mirip tabung gas ukuran 3 Kg ya ? :D )

Berbagai versi Android :

1. Android versi 1.1

Pada tanggal 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan fitur-fitur pada aplikasi, jam alarm, pencarian suara / voice search , pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email/email notification.

2. Android versi 1.5 (Cupcake)

Pertengahan Mei 2009 (hanya berselang sekitar 1,5 bulan), Google merilis ponsel dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) 1.5 (Cupcake). Pada versi ini dilakukan pembaruan dan penambahan beberapa fitur, yaitu kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari ponsel, dukungan terhadap Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar (sejenis screen saver), dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

3.Android versi 1.6 (Donut)

Diluncurkan pada bulan September 2009. Pada versi ini Android dapat menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, ditambah penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur tambahan lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech tetapi tidak tersedia pada semua ponsel.

4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Tanggal 3 Desember 2009 diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan aplikasi Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru serta dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.


5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan yang dilakukan antara lain dukungan untuk Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang digunakan oleh Google Chrome yang dapat mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card/memory, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Hanya berselang sekitar 5 bulan, yaitu pada tanggal 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan ini terdapat pada peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, User Interface-nya di desain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

7. Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Lalu muncul lagi Android versi 3.0/3.1 / Honeycomb yang dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. Antar muka pada Honeycomb juga berbeda karena sudah desainnya dikhususkan untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi hardware untuk grafis. Motorola Xoom adalah tablet yang pertama menggunakan Honeycomb.

8. Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Versi ini diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur-fitur yang ada pada Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk password dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, sudah terintegrasi dengan kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. 

Kamis, 18 April 2013


a.   Pengertian Sistem Informasi  Berbasis Komputer
                 Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.
                 Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi. Pada bagian pengolahan dengan komputer terdiri dari lima bidang yakni SIA, SIM, DSS, kantor virtual dan sistem berbasis pengetahuan. Hal tersebut dinamakan dengan sistem informasi berbasis komputer (komputer based information sistem). Gambar menunjukkan model CBIS.
 
Dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

b.   Sistem Pakar
                 Secara umum, sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelelasikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli. Dengan sistem pakar ini, orang awampun dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit yang sebenarnya hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para ahli. Bagi para ahli, sistem pakar ini juga akan membantu aktivitasnya sebagai asisten yang sangat berpengalaman. 
 
Menurut Efraim Turban, konsep dasar sistem pakar mengandung : keahlian, ahli, pengalihan keahlian, inferensi, aturan dan kemampuan menjelaskan. Keahlian adalah suatu kelebihan penguasaan pengetahuan di bidang tertentu yang diperoleh dari pelatihan, membaca atau pengalaman.
                 Basis pengetahuan merupakan bagian dari mekanisme inferensi Penjelasan adalah bagian terpenting dari sistem pakar Pengubahan aturan dapat dilaksanakan dengan mudah Sistem dapat beroperasi hanya dengan beberapa aturan. Eksekusi dilakukan pada keseluruhan basis pengetahuan Menggunakan pengetahuan Tujuan utamanya adalah efektivitas.

a.       Beberapa Contoh Sistem Pakar
 Beberapa contoh sistem pakar
 1. MYCIN : Diagnosa penyakit
2. DENDRAL : Mengidentifikasi struktur molekular campuran yang tak
                            dikenal
3. XCON & XSEL : Membantu konfigurasi sistem komputer besar
4. SOPHIE : Analisis sirkit elektronik
5. Prospector : Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan
                         menemukan deposit
6. FOLIO : Menbantu memberikan keutusan bagi seorang manajer dalam hal
                     stok broker dan investasi
7. DELTA : Pemeliharaan lokomotif listrik disel

lucuu

lucuu